Muh. Mishbahurrizqi (18422037)
Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Agama Islam, Universitas Islam Indonesia
Assalamualaikum Wr Wb
Hai kawan-kawan, bagaimana kabarnya nih? Semoga selalu dalam lindungan Allah SWT, aamiin ... Pada postingan kali ini saya akan mencoba untuk membagikan materi yang saya dapatkan dari mata kuliah Psikologi Belajar yang diajarkan oleh Bapak Burhan Nudin, S.Pd.I., M.Pd.I. Pada kesempatan ini topik yang akan dibahas adalah tentang "Motivasi Belajar". Oke langsung saja ke pembahasannya yaa...
Motivasi Belajar
Istilah motivasi berasal dari kata motif yang jika diartikan memiliki makna kekuatan yang terdapat dalam diri individu yang menyebabkan individu tersebut bertindak atau berbuat. Motif sendiri tidak dapat diamati secara langsung, tetapi dapat diinterpretasikan dalam tingkah lakunya yang berupa rangsangan dorongan, atau pembangkit tenaga munculnya suatu tingkah laku tertentu.
Motivasi adalah tenaga-tenaga yang membangkitkan dan mengarahkan kelakuan individu. Yang perlu digaris bawahi adalah motivasi bukanlah tingkah laku, akan tetapi kondisi internal yang kompleks, dan tidak dapat diamati secara langsung, akan tetapi mempengaruhi tingkah laku itu sendiri. Dalam motivasi tercakup konsep-konsep seperti kebutuhan untuk berprestasi, kebutuhan berafiliasi, kebiasaan, dan keingintahuan seseorang terhadap sesuatu.
Menurut Nur Hidayah (2005) motivasi adalah suatu proses untuk menggerakan motif menjadi perilaku atau tindakan untuk memuaskan atau mencapai tujuan. Sedangkan motif adalah setiap kondisi atau keadaan pada diri seseorang yang siap untuk memulai atau melanjutkan seperangkat perilaku.
Fungsi Motivasi
Dalam belajar sangat diperlukan adanya motivasi. Motivation is an essential condition of learning. Hasil belajar akan menjadi optimal, kalau ada motivasi yang diberikan, akan semakin berhasil pula pelajaran itu. Jadi, motivasi akan senantiasa menentukan intensitas usaha belajar bagi para siswa.
Ada tiga fungsi motivasi: - Mendorong manusia untuk berbuat, sebagai penggerak atau motor yang melepaskan energi. Motivasi dalam hal ini merupakan motor penggerak dari setiap kegiatan yang akan dikerjakan.
- Menentukan arah perbuatan, yakni ke arah tujuan yang hendak dicapai. Dengan demikian motivasi dapat memberikan arah dan kegiatan yang harus dikerjakan sesuai dengan rumusan tujuannya.
- Menentukan arah perbuatan, yakni ke arah tujuan yang hendak dicapai. Dengan demikian motivasi dapat memberikan arah dan kegiatan yang harus dikerjakan sesuai dengan rumusan tujuannya.
Di samping itu, ada juga fungsi Motivasi dapat berfungsi sebagai pendorong usaha dan pencapaian prestasi. Seseorang melakukan suatu usaha karena adanya motivasi. Fungsi motivasi adalah untuk mencapai tujuan. yang hendak dicapai. Dengan demikian siswa dapat menyeleksi perbuatan untuk menentukan apa yang harus dilakukan yang bermanfaat bagi tujuan yang hendak dicapainya
Sifat Motivasi
- Motivasi Intrinsik, yakni motif-motif yang menjadi aktif atau berfungsinya tidak perlu dirangsang dari luar karena dalam diri setiap individu sudah ada dorongan untuk melakukan sesuatu. Sebagai contoh seseorang yang senang membaca, tidak usah ada yang menyuruh atau mendorongnya, la sudah rajin mencari buku-buku untuk dibacanya.
- Motivasi Ekstrinsik, yakni motif-motif yang aktif dan berfungsinya karena adanya perangsang dari luar. Sebagai contoh seseorang belajar, karena tahu besok paginya akan ujian dengan harapan mendapatkan nilai baik sehingga akan dipuji oleh orang tuanya, atau temannya.
- Motivasi Diperkaya, yaitu motivasi yang digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran dengan harapan agar para siswa lebih giat dalam belajar. Adapun bentuk atau macam motivasi yang digunakan adalah: memberi nilai, hadiah, persaingan sehat, hasrat untuk belajar, keterlibatan diri dalam tugas, sering memberi ulangan, memberitahukan hasil, kerja sama, tugas yang menantang,pujian, teguran dan kecaman, hukuman, taraf aspirasi, minat, penciptaan suasana yang menyenangkan, tujuan yang disukai, dan petunjuk-petunjuk singkat.
- Menata mindset dengan benar, dalam belajar kita harus bisa menata mindset kita dengan benar, karena jika tidak ditata dengan benar maka akan timbul penolakan dari diri sendiri
- Mencari guru yang tepat, tentunya pada saat sekolah ataupun kuliah kita tentunya pernah memiliki guru idola. Jika guru tersebut mengajar maka kita akan semangat dalam mengikuti pelajarannya. Oleh karenanya untuk dapat melatih motivasi belajar kita harus dapat mencari guru yang tepat.
- Belajar diwaktu yang tepat, ada seseorang yang dapat belajar dengan fokus di pagi hari, ada juga seseorang yang fokus ketika malam hari. Belajar diwaktu yang tepat akan dapat menambah fokus kita dalam belajar sehingga motivasi belajar kita akan tinggi. Jika kita merasa mengantuk jika belajar di malam hari, maka belajarlah di pagi atau sore hari, namun jika kita merasa bahwa di pagi atau siang hari tidak dapat fokus dikarenakan lingkungan yang kurang tenang maka belajarlah di malam hari dengan tetap memperhatikan waktu istirahat yang cukup.

Komentar
Posting Komentar